Kebiasaan Minum Jus Buah dan Jus Sayuran

Sobat Fodigans  teutama just mania alias penggemar berat jus tentu tak pernah libur dari minum  jus dalam tiap episode makan kalian bukan?.  Ya,  karena kita semua tahu jus buah-buahan maupun sayur-sayuran mengandung nutrisi yang  berkhasiat bagi kesehatan. Dalam bentuk jus maka nutrisi akan lebih mudah diserap tubuh.

Nah pertanyaannya adalah apakah  Sobat Fodigans sudah mengikuti aturan yang benar dalam mengolah dan mengkonsumsi nya?   Kesalahan dalam  mengkonsumsi jus akan berakibat  fatal.

Alih-alih badan jadi  segar dan sehat usai minum jus eh, malah jadi kembung perut mu dan diare seharian. Lalu kenapa bisa demikian?  Simak berikut 5 cara salah  dalam mengkonsumsi jus yang mungkin tidak kamu sadari selama ini.

1. Jus Buah Campur,  Jangan Salah Campur

Foodigans tahu, setiap jenis buah memiliki sifat berbeda.  Ada buah dengan rantai kimia gula yang pendek  dan ada jenis buah dengan rantai kimia gula yang panjang.

Biar mudah, kita  singkat  saja istilah  rantai kimia gula dengan RKG ya Foodigans.  Lalu apa pengaruhnya RKG terhadap  tubuh?  Buah dengan RKG  pendek  akan lebih cepat dicerna oleh tubuh, sedangkan buah yang memiliki  RKG  panjang  akan diolah tubuh dengan  waktu pengolahan  yang lebih lama.

Lalu bagaimana cara kita membedakan antara Buah dengan RKG  pendek dengan yang RKG  panjang?  Gampang kok Foodigans, yaitu dengan membedakan kadar kandungan air di dalam buah tersebut.

Buah dengan RKG  pendek adalah buah yang banyak kandungan airnya  (misalnya semangka, melon, belimbing)  buah-buahan ini akan cepat dicerna tubuh.  Sebaliknya buah dengan RKG panjang mengandung sedikit air (misal buah pisang, wortel, apel).

Jika jus yang diminum adalah campuran dari buah-buah yang RKG nya  bertentangan maka lambung kamu akan dipaksa kerja keras menyesuaikan kehadiran keduanya.  Apalagi  karena pemecahan rantai kimia buah-buahan di lambung memerlukan tingkat asam basa tertentu.

Akibatnya mekanisme penguraian senyawa kimia di lambung kacau karena ada senyawa yang siap dicerna namun ada pula senyawa yang perlu penguraian lebih lama.

Akibatnya, terjadi peningkatan asam lambung  yang mengakibatkan perut terasa mual, kembung dan sering bersendawa. Makanya Foodigans, buatlah  jus dari campuran buah yang memiliki RKG  yang sama, misal wortel dengan apel, semangka dicampur melon, dan kamu-kamu bisa pilih kombinasi  lainnya.

Jadi sekarang  Foodigans tahu ya, terutama buat  yang suka experiment nyampur jus,  sangat tidak dianjurkan minum jus  semangka (RKG pendek) dicampur pisang  (RKG panjang)  karena kombinasi keduanya memiliki RKG bertentangan. Pisang  memerlukan masa cerna lebih lama dibandingkan semangka.

2. Jus Buah Plus  Gula

Sobat Foodigans, gula dalam buah yang disebut fluktosa bersifat cepat diserap oleh usus halus namun lambat diubah menjadi glukosa dalam tubuh.  Sementara gula pasir dan pemanis buatan lainnya telah diproses sedemikian rupa  sehingga rantai kimia  menjadi pendek  dan akan diubah menjadi glukosa oleh tubuh dalam waktu singkat.

Rantai kimia gula gula buah ( RKG panjang) dan gula buatan  (RKG pendek)  yang tidak sama inilah  yang mengundang gejala tidak nyaman setelah minum jus, demikian pula menyebabkan lonjakan kadar gula dalam darah  dan akan membuat tubuh mengeluarkan insulin.

Jadi  sebaiknya minumlah jus murni tanpa tambahan gula buatan, dan pada saat minum jus tahan sebentar didalam mulut sebelum ditelan, agar jus bercampur dengan enzim-enzim yang terdapat dalam ludah di mulut.

3. Ogah ah, Minum Jus  Plus Ampas

Sobat Foodigans biasanya Kamu mengolah jus dengan juicer ataukah blender ?   Aapabila jus diolah dengan juicer maka hanya sarinya saja yang diambil sedang ampasnya akan terbuang. Sedang apabila digunakan blender maka jus akan bercampur dengan ampas buah yang  halus.

Minum jus dengan ampas nya lebih baik, karena ampas mengandung serat dan vitamin. Serat dalam ampas berguna untuk melancarkan pencernaan sekaligus meredam lonjakan kadar gula tubuh.

Jadi jangan ogah ah gitu…, minumlah jus dengan ampasnya.

4. Menunda Minum Jus

Setelah diproses, jangan tunda minum jus lebih dari 20 menit. Karena  kandungan vitamin jus rentan rusak  dan penundaan membuat kualitas jus tidak optimal.  Apalagi kalau jus diletakkan diluar dan terkena paparan sinar ultra violet, waaah bakalan rusak deh.

Nah kalau Foodigans masih mau menunda maka sebaiknya simpan di dalam termos aluminium yang tertutup rapat.

5. Takut Minum Jus Buah Saat Perut Kosong

Foodigans sering denger khan nasihat lama dari opa-oma. “ Kalau pagi-pagi perut kosong, jangan minum jus… nanti sakit perut “.  Benarkah demikian?

Justru  beginilah yang benar.  Minumlah jus saat perut  dalam keadaan kosong atau minimal 15 s/d 30 menit sebelum mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat, protein atau lemak.

Kenapa demikian?  Alasannya begini. Makanan kita sehari-hari umumnya terikat lemak.  Setelah dikonsumsi agar lebih mudah dicernakan dengan lemak perlu terlebih dahulu dilarutkan oleh asam lambung. Proses ini memerlukan waktu  dan bila proses belum selesai tiba-tiba  lambung harus menerima jus buah yang sifatnya basa  maka proses akan terganggu dan produksi asam akan bertambah. Akibatnya perut terasa penuh dan lambung terasa perih.

Jadi Foodigans, terutama kamu-kamu yang suka nginep di hotel dan  biasanya  breakfast di hotel pagi-pagi  tuh. Minum jus dulu,  tunggu 15-30 menit (chating sama temen aja dulu), baru dilanjutkan dengan makan pagi.