Bahan Alami Kaya Manfaat

Hai Sobat Foodigans,  di Indonesia ada berbagai jenis bahan alami berupa tumbuh-tumbuhan dan lain sebagainya. Bahan alami  sangat mudah kita temukan di lingkungan sekitar kita dan merupakan sumber  alami yang kaya manfaat. Manfaatnya beragam antara lain  berguna untuk kesehatan, kecantikan dan pengobatan. Walau berada dekat disekitar kita kalau tidak tahu manfaatnya ya useless dong?.  Jadi  kali ini kita kenali dulu 5 diantaranya agar manfaatnya  bisa kita terapkan dengan baik dan benar.

 1. Bubuk Kopi Hilangkan Selulit di Paha dan Betis

Bahan alami Bubuk Kopi bisa untuk menghilangkan selulit

Bahan alami Bubuk Kopi bisa untuk menghilangkan selulit

Buat  sobat Foodigans yang cantik, alangkah terganggunya keindahan tubuhmu  kalau sampai berselulit  ya?.  Tapi jangan kuatir,  selulit ternyata bisa dihilangkan dengan bubuk kopi.  Gimana caranya? Ada dua cara, simak deh:

Cara pertama dengan mencampurkan bubuk kopi dengan body lotion. Usapkan dan campuran kedua bahan ini pada bagian tubuh yang berselulit sambil digosok lembut beberapa menit. Biarkan selama 30 menit baru kemudian  dibersihkan.

Cara kedua dengan mencampukan bubuk kopi dengan gula pasir dan minyak kelapa. Aduk ketiga bahan tersebut lalu gunakan untuk men scrub permukaan kulit tubuh yang berselulit. Lakukan pemijatan dengan gerakan melingkar. Diamkan beberapa saat baru dibilas.

2. Daun Seledri Mengatasi Wajah Berminyak

Bahan alami Daun Seledri  untuk mengatasi wajah berminyak

Bahan alami Daun Seledri  untuk mengatasi wajah berminyak

Selain untuk penyedap masakan, ternyata daun seledri bisa dipergunakan untuk mengurangi minyak berlebih pada wajah. Caranya? Didihkan air dan masukkan daun seledri yang telah dipotong kecil-kecil. Rebus selama 15-20 menit. Angkat, lalu dinginkan. Oleskan merata ke seluruh wajah dan tunggu sampai benar-benar meresap. Kemudian bersihkan dengan pembersih muka khusus wajah berminyak dan berjerawat.  Gunakan secara rutin maka hasilnya Kamu gak akan kecewa deh.

 

3. Madu bermanfaat untuk Ibu Hamil

Manfaat_Madu

Madu sangat bermanfaat bagi ibu hamil

Madu sangat dianjurkan untuk dikonsumsi setiap hari oleh ibu hamil. Selain bermanfaat mengatasi  gangguan pencernaan yang sering diderita ibu hamil, juga bisa  mengatasi masalah pada kulit saat hamil dan setelah melahirkan, serta menambah kekuatan.  Madu bisa dikonsumsi secara langsung atau dicampur pada jus buah ataupun susu.

Madu juga sangat baik untuk memperlancara keluarnya ASI, menjaga tubuh tetap dalam kondisi prima, serta meningkatkan kekebalan dan metabolism tubuh ibu hamil.

4. Daun Kumis Kucing Obat Asam Urat

Bahan alami Kumis Kucing sebagai obat obat asam urat

Bahan alami Kumis Kucing sebagai obat obat asam urat

Tanaman kumis kucing (Orthosiphon aristatus) dikenal sejak dulu dapat digunakan sebagai obat untuk mengatasi sulit buang air kecil. Tanaman ini mengandung senyawa orthosiphon glikosida dan mengandung sinsetin yang berfungsi sebagai antibakteri.

Selain itu kumis kucing dikenal memiliki sifat diuretic yang berguna dalam membantu tubuh membuang kelebihan asam urat melalui urine. Caranya: bersihkan 10 gram daun kumis kucing, 10 gram sawi tanah, 10 gram meniran dan 15 gram jahe merah.  Semua bahan dimasukkan ke dalam 1 liter air dan direbus hingga tersisa setengahnya.

Minum air rebusan ini pada pagi hari, siang dan sore hari, masing-masing sekitar 150 ml. Dengan meminum ramuan ini secara teratur setiap hari maka penyakit asam urat  Kamu akan bisa disembuhkan.

5. Kapulaga Redakan Batuk

Bahan alami Kapulaga, meredakan batuk

Bahan alami Kapulaga, meredakan batuk

Di zaman modern ini banyak sekali tersedia obat batuk di pasaran. Namun tahukah kamu bahan alami ini ternyata bisa dijadikan ramuan tradisional untuk mengobati batuk?.  Bahan tersebut adalah Kapulaga atau disebut juga kapol.

Cara bikin ramuannya sangat sederhana kok.  Ambil 5 butir kapulaga dan satu gelas air bersih. Buah kapulaga dicuci bersih  kemudian disebus dengan satu gelas air tsb hingga mendidih.  Minum air rebusan tsb selagi masih hangat, maka batuk Kamu akan mereda. Sederhana bukan?

(Sources :  dari majalah Kartini beberapa edisi 2015)